<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Untukmu . .</title>
	<atom:link href="http://wiedwied.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://wiedwied.wordpress.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Fri, 21 Jan 2011 23:07:42 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='wiedwied.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Untukmu . .</title>
		<link>http://wiedwied.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://wiedwied.wordpress.com/osd.xml" title="Untukmu . ." />
	<atom:link rel='hub' href='http://wiedwied.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Chapter yang terlewat</title>
		<link>http://wiedwied.wordpress.com/2011/01/21/chapter-yang-terlewat/</link>
		<comments>http://wiedwied.wordpress.com/2011/01/21/chapter-yang-terlewat/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 21 Jan 2011 22:57:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wiedwied</dc:creator>
				<category><![CDATA[untukmu ...]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wiedwied.wordpress.com/?p=122</guid>
		<description><![CDATA[Entah mengapa pagi ini aku terbangun dengan perasaaan yang tidak menentu. Aku telah melewati beberapa Chapter. Chapter yang tidak aku ungkapkan dimanapun. Entah apa alasannya. Lelah yang berkepanjangan. Skeptical. Entahlah alasan yang mana yang benar. Yang aku tahu, pagi ini aku ingin sekali berlari sekencang-kencangnya. Dan kemanakah kijang berlari ketika ia ingin bersembunyi. Aku melewati [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wiedwied.wordpress.com&amp;blog=3867170&amp;post=122&amp;subd=wiedwied&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Entah mengapa pagi ini aku terbangun dengan perasaaan yang tidak menentu. Aku telah melewati beberapa Chapter. Chapter yang tidak aku ungkapkan dimanapun. Entah apa alasannya. Lelah yang berkepanjangan. Skeptical. Entahlah alasan yang mana yang benar. Yang aku tahu, pagi ini aku ingin sekali berlari sekencang-kencangnya. Dan kemanakah kijang berlari ketika ia ingin bersembunyi.</p>
<p>Aku melewati Chapter Mr. Beardy. Bukan siapa-siapa. Tapi tak urung namanya tersebut-sebut dalam beberapa hari belakangan ini. Maybe kangen. Maybe just curious. Maybe karena aku ingin bercerita kalau aku akan menikah dan menjadi Mrs. Someguy. Tidak ada flirty lagi, tidak ada dinner berdua di tempat yang romantis lagi, juga tidak ada nonton sambil bercanda mesra lagi. Dan tidak ada harapan akan pelukan dan ciuman yang tertunda, tidak ada senyum simpul itu lagi, dan aku akan merindukannya. Benar-benar merindukan itu.</p>
<p><span id="more-122"></span></p>
<p>Mr. Beardy adalah orang yang hampir mendekati sosokmu. Kamu yang buta. Yang mengajakku buta bersamamu. Entah mengapa pagi ini aku merindukanmu. Bukan merindukanmu yang membuat aku bersedih. Aku bersedih karena aku tidak tahu alasan mengapa aku harus merindukanmu. Apakah setiap kali kakiku tersandung aku akan terus merindukanmu? Seperti malam ini? seperti pagi ini.</p>
<p>Aku telah sampai disini. Dan melupakan Mr. Beardy dan melupakanmu. Aku harus menerima kalau jalan kita tidak bersimpang, tidak bertemu di satu titik. Tidak ada yang mampu memaksakan. Yang aku sesalkan mengapa selalu ada kebohongan dimana saja kamu berdiri. Pertanyaan yang tak mampu aku jawab sendiri. kali ini tidak mampu aku menjawabkannya untukmu. Dan memberikan alasan atas pertanyaan itu. Memang selalu ada trik dimanapun kamu berada. Aku hanya tidak pernah menyangka kau akan melakukannya juga terhadapku.</p>
<p>Hari ini, hari kesekian perbincangan mengenai pernikahanku. Yaa.. akhirnya aku memutuskan untuk menikah. Cinta? sesuatu yang selalu ditanyakan temen-temenku mengenai perasaanku kepadanya. Berbulan-bulan lamanya aku tidak mampu menjawab itu. Aku tidak tahu apakah aku memiliki perasaan itu lagi. Kebersamaan yang manis merancukan perasaan itu. cintakah aku?</p>
<p>Siapa yang akan mengerti. Aku melakukannya semata-mata karena Tuhanku dan kepercayaanku? Siapa yang akan percaya aku melakukannya karena alasan itu. Seorang aku menikah karena alasan itu. tapi itulah kenyataannya. Aku ikhlas&#8230;</p>
<p>Cinta? ya aku memang merasakan Cinta yang besar. Anehnya tidak kepada manusia. Aku mencintaiNya. Aku ingin berdekatan sedikit demi sedikit. Mungkinkah aku terlalu lelah. Mungkinkah aku menganggap hubungan diatas dunia ini hanya fana dan klise semata. Hanya membantu hidup menjadi lebih ringan. Tetapi untuk berharap lebih, aku tidak mampu lagi. Tidak lagi berharap kepada manusia yang semu.</p>
<p>Dan semua datail pernikahan membuatku sesak. Pagi ini aku menelponnya dan tentu tidak ada jawaban. Masih jam 4 pagi hari. Aku ingin dipeluk. Aku ingin sekarang dia disini , membuatku tenang seperti yang selalu dia lakukan. Membuat ringan , seperti apa yang selalu dia inginkan, memberikanku alasan atas pagi hari yang damai. Mungkin karena ini semua aku menikah. Aku ingin sisa hidupku bukan drama. Aku tidak ingin terbangun dari tidurku tanpa alasan yang tidak jelas. Menitikkan air mata dan menulis berbaris-baris cerita tentang semua ini. Atau inikah memang jalanku ? seorang penceritakah aku? Ntahlah&#8230;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/wiedwied.wordpress.com/122/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/wiedwied.wordpress.com/122/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/wiedwied.wordpress.com/122/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/wiedwied.wordpress.com/122/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/wiedwied.wordpress.com/122/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/wiedwied.wordpress.com/122/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/wiedwied.wordpress.com/122/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/wiedwied.wordpress.com/122/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/wiedwied.wordpress.com/122/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/wiedwied.wordpress.com/122/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/wiedwied.wordpress.com/122/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/wiedwied.wordpress.com/122/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/wiedwied.wordpress.com/122/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/wiedwied.wordpress.com/122/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wiedwied.wordpress.com&amp;blog=3867170&amp;post=122&amp;subd=wiedwied&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wiedwied.wordpress.com/2011/01/21/chapter-yang-terlewat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8dc2c617c74c5c78bdef268a10a24506?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">wiedwied</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hal yang klise</title>
		<link>http://wiedwied.wordpress.com/2010/08/04/hal-yang-klise/</link>
		<comments>http://wiedwied.wordpress.com/2010/08/04/hal-yang-klise/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 Aug 2010 17:45:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wiedwied</dc:creator>
				<category><![CDATA[untukmu ...]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wiedwied.wordpress.com/?p=119</guid>
		<description><![CDATA[Tidak mudah untuk memaafkan. Tidak mudah untuk melupakan. Tapi ketika semua hal yang penting telah dilakukan. Seperti memaafkan dan mencoba melupakan, apa lagi yang tertinggal untuk diusahakan? Hari ini satu pertanyaan besar melintas. Bagaimana caranya hidup mengikuti arus? Apakah mengikuti arus adalah belajar ikhlas? Lagi-lagi aku kehilangan. Losing my grip. Ingin kusalahkan dirimu. Ingin kusalahkan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wiedwied.wordpress.com&amp;blog=3867170&amp;post=119&amp;subd=wiedwied&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tidak mudah untuk memaafkan. Tidak mudah untuk melupakan. Tapi ketika semua hal yang penting telah dilakukan. Seperti memaafkan dan mencoba melupakan, apa lagi yang tertinggal untuk diusahakan?<br />
Hari ini satu pertanyaan besar melintas. Bagaimana caranya hidup mengikuti arus? Apakah mengikuti arus adalah belajar ikhlas?<br />
<span id="more-119"></span><br />
Lagi-lagi aku kehilangan. Losing my grip. Ingin kusalahkan dirimu. Ingin kusalahkan semua kepahitan adalah kesalahanmu. Semua senyum pahitmu, semua respon negatifku, semua cerita ini, semua ini aku harap kartun. Besok terbangun dengan komik baru. Tapi pagi ini aku terbangun dengan air mata. Klasik. Setiap kali sedih, berderai air mata.  Padahal aku ingin sekali seperti ikan di sungai saja. bebas dan hidup dalam situasi berbahaya. Ah adrenaline itu. Aku merindukannya. Mungkin aku akan ikut bungee jumping saja. sedikit sedikit tambah tinggi lompatannya. Lagi-lagi masalah adrenaline itu.  atau ikutan Offroad saja? toh dari dulu aku pengen sekali ikutan. Tapi apa ga ketuaan? Dan tentu aja bukan hobi murah.</p>
<p>Dulu pengen ikutan offroad karena pengen kenal cowok – cowok cakep. Sekarang alasannya berbeda. Aku merasa terlalu banyak adrenaline tertahan di dalam sana. Kebuntuan membuat semua menjadi ingin meledak-ledak. Sama dengan kemarahanku kepada diriku sendiri tentang keputusanku tentang kamu.  keputusanku yang  membosankan.  Dan tiba-tiba aku kembali ke titik nol. Titik nol untuk belajar ikhlas. Titik nol untuk memaafkan diriku sendiri atas kebosanan ini.</p>
<p>Kamu dimana? Tapi ini bukan pertanyaan untuk kamu.  Aku bertanya untuk seseorang yang lahir di tanggal yang berdekatan denganmu. Seorang objek. Objek yang sangat berbeda. Tapi mungkin dia tahu sesuatu tentang rencanaku ini. Apakah karena itu dia menghilang. Apakah karena itu aku tidak lagi nyaman dengan keadaan sekarang. Karena dia menghilang? Seperti kamu yang sering menghilang. Tapi kamu bukan objek. Kamu adalah subjek. Subjek yang memiliki tongkat kendali. Dan aku yang menjadi objeknya. Ironi bukan? Kamu pikir ini cinta? aku pikir ini hanya susunan kalimat belaka. Subjek, Predikat, Objek.</p>
<p>Eh ternyata dia kemarin mengirimkanku email. Bicara tentang liburannya. Tentang tinggal bersama pacarnya. Pantas dia menghilang. Tapi tidak sedikitpun aku bergeming. Tidakpun aku bertanya cerita lengkapnya. Aku hanya cerita ngalor ngidul tentang kegiatan minum kopi kemarin. Yang membuat perutku gembung, yang membuat aku lelah. Seperti cinta kita, kalau menurutmu ini cinta, aku lelah. Seperti  hidup mendaki tebing tak berujung. Seperti cinta kepada bulan. Seperti mimpi memeluk gunung. Aku tak perduli dia, seperti kau tak perduli rasaku. Aku tak mendengarkan hati mereka, seperti kau tak mampu mendengarkan hatiku. Aku adalah kau dan kita tidak sedang bercinta.<br />
Dan sekarang, seperti suara yang berdenging di telingaku, gemetar di jantungku, semuanya tak pernah mudah. Melupakan dan memaafkan, bukankah itu seperti sebaris kalimat klise saja?. Mungkin aku tak mampu melakukannya. Mungkin aku hanya mampu memaafkan, atau hanya melupakan. Hanya itu penawaranku, dan siang pun menjelang, tanpa setitik tanda tentang bayang-bayang kita di bawah garis matahari yang sama.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/wiedwied.wordpress.com/119/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/wiedwied.wordpress.com/119/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/wiedwied.wordpress.com/119/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/wiedwied.wordpress.com/119/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/wiedwied.wordpress.com/119/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/wiedwied.wordpress.com/119/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/wiedwied.wordpress.com/119/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/wiedwied.wordpress.com/119/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/wiedwied.wordpress.com/119/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/wiedwied.wordpress.com/119/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/wiedwied.wordpress.com/119/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/wiedwied.wordpress.com/119/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/wiedwied.wordpress.com/119/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/wiedwied.wordpress.com/119/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wiedwied.wordpress.com&amp;blog=3867170&amp;post=119&amp;subd=wiedwied&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wiedwied.wordpress.com/2010/08/04/hal-yang-klise/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8dc2c617c74c5c78bdef268a10a24506?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">wiedwied</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Rebound</title>
		<link>http://wiedwied.wordpress.com/2010/07/09/rebound/</link>
		<comments>http://wiedwied.wordpress.com/2010/07/09/rebound/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 09 Jul 2010 05:11:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wiedwied</dc:creator>
				<category><![CDATA[untukmu ...]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wiedwied.wordpress.com/?p=115</guid>
		<description><![CDATA[Hanya tinggal beberapa jam lagi. Liburan ini sudah di depan mata. Bukan perjalanan yang panjang. Bukan perjalanan yang pendek juga. Hanya saja ini adalah tujuan hidupku di Tahun 2010. Liburan. Beberapa tempat eksotik yang akan aku kunjungi membuatku gamang. Akankah aku akan kembali membayangkan liburan ini bersama seseorang yang kusebut “rumah”?. Entahlah. Rasanya sudah lama [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wiedwied.wordpress.com&amp;blog=3867170&amp;post=115&amp;subd=wiedwied&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hanya tinggal beberapa jam lagi. Liburan ini sudah di depan mata. Bukan perjalanan yang panjang. Bukan perjalanan yang pendek juga. Hanya saja ini adalah tujuan hidupku di Tahun 2010. Liburan. Beberapa tempat eksotik yang akan aku kunjungi membuatku gamang. Akankah aku akan kembali membayangkan liburan ini bersama seseorang yang kusebut “rumah”?. Entahlah. Rasanya sudah lama sekali aku tak lagi merasa dirumah. Aku mengembara dari satu hati ke hati yang lain. Tidak untuk berdiam, sekedar singgah dan menyapa. Apakah kali ini aku akan membayangkan bersamanya seperti aku melakukan perjalanan-perjalanan yang lain. Akankah aku kembali membayangkan berada dalam pesawat yang sama, berbicara saat kelelahan mendera, saling membenamkan kaki dalam pasir di tepi pantai-pantai itu, atau hanya diam menikmati sunset. Entahlah. Siapa yang tahu hari esok. Apa yang aku miliki hanya hari ini. Aku, dia dan dia.</p>
<p><span id="more-115"></span></p>
<p>Tak bisa kuhindari keinginan untuk bertemu dengan seseorang yang dapat membuat hidupku lebih ringan. Tak bisa kuhindari godaan-godaan itu. setiap kali kita berusaha untuk setia. Bukankah cobaan akan selalu datang? Dan sekarang perasaan tidak ingin setia itu berkejaran dengan perasaan ingin melepaskan diri dari ikatan ini. Aku lelah, seperti ucapannya. Apakah aku lelah? Lalu bagaimana aku menjelaskan tindakanku ini. Bagaimana caranya menjelaskan senyum yang terkembang setiap kali memimpikannya, bagaimana menjelaskan hati yang berdesir saat bicara dengannya, bagaimana menjelaskan mata yang berkaca-kaca ketika dihadapkan kepada kenyataan? .</p>
<p>Kapankah dia akan mengerti. Atau aku akan mengerti bahwa cinta adalah bukan sekedar kata-kata. Bukan tuntutan semata. Bukan makna yang bisa ditranslasi oleh segala bahasa di dunia ini. Bahasa menjadi tersia-sia. Dan aku buta. Dalam perjalanan dengannya aku buta. Aku tidak mampu membaca peta. Tidak juga mampu menariknya menuju tempat akan berlabuh kelak. Berbicara dengannya seperti main tikus-tikusan. Menyeruduk dalam got-got gelap berbau busuk. Seperti dalam labirin seumur hidup. Tak pernah bermimpi melihat sinar. Setengah kosong, itulah aku.</p>
<p>Jam 8 pagi. Pesawat akan bertolak ke Phuket, Thailand. Aku telah rindu pantai. Rindu angin. Rindu laut dan asinnya udara. Aku rindu gosongnya kulit dan aroma pekat amis yang semakin lama semakin menggoda. Semua perlengkapan sudah dalam koper. Mungkin aku terlalu banyak membawa persediaan pakaian. Aku tak perduli. Ini liburanku dan aku akan melakukannya sesuai dengan apa yang aku inginkan. Besok aku akan menjadi diriku sendiri. Bukan 3 orang teman itu. Bukan menjadi  dia yang membutakan mataku. Aku akan tidur dan makan sesuai keinginanku. 9 hari tanpa siapa-siapa. Hanya aku dan pikiranku. Hanya aku dan keinginan-keinginanku.Hanya ada sebongkah buku tulis, pensil, ipod dan kamera. Selebihnya hanya daftar yang harus dicari. Tidak ada tuntutan. Hanya liburan. Dan aku sadar. Aku memang tidak rebound kepada dewa pekerjaan, kepada dewa kehidupan malam, kepada dewi pakaian, kepada pria-pria ganteng berkantong tebal. Namun besok aku akan rebound dengan pantai. Melampiaskan semua kekesalan. Semua kesedihan yang tertutupi. Mungkin inilah sebabnya aku pamitan dengannya tadi malam. Berbicara seolah-olah akan pergi jauh. Aku mencintainya namun hidup bersama bukan sekedar cinta. Kita melupakan kebersamaan itu sendiri. Melupakan riuhnya dinner bersama, senyapnya sarapan berdu dan siang yang membakar harapan kita di pagi hari, kita melupakan itu semua. Mungkin karena itu aku mengatakan I miss him ,kepadanya. Mungkin karena itu aku mengatakan “take care GPS termahalku”. Mungkin karena ketika aku kembali nanti dari sana, aku akan menjadi seseorang yang baru. Yang tidak mengenalmu sebaik dulu. Yang tidak berada dalam kotak yang sama denganmu yang kita sebut CINTA. Mungkin inilah titik besar itu. Siapa tahu.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/wiedwied.wordpress.com/115/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/wiedwied.wordpress.com/115/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/wiedwied.wordpress.com/115/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/wiedwied.wordpress.com/115/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/wiedwied.wordpress.com/115/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/wiedwied.wordpress.com/115/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/wiedwied.wordpress.com/115/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/wiedwied.wordpress.com/115/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/wiedwied.wordpress.com/115/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/wiedwied.wordpress.com/115/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/wiedwied.wordpress.com/115/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/wiedwied.wordpress.com/115/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/wiedwied.wordpress.com/115/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/wiedwied.wordpress.com/115/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wiedwied.wordpress.com&amp;blog=3867170&amp;post=115&amp;subd=wiedwied&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wiedwied.wordpress.com/2010/07/09/rebound/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8dc2c617c74c5c78bdef268a10a24506?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">wiedwied</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Akhirnya Senja</title>
		<link>http://wiedwied.wordpress.com/2010/07/02/akhirnya-senja/</link>
		<comments>http://wiedwied.wordpress.com/2010/07/02/akhirnya-senja/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 02 Jul 2010 18:03:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wiedwied</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wiedwied.wordpress.com/?p=111</guid>
		<description><![CDATA[Akhirnya  senja Ada kau disana, berdiri diam tak bersuara Aku heran, ikut-ikutan berdiam Dan membiarkanmu, menghilang di balik  malam Ku simpan saja untuk lain kali ..<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wiedwied.wordpress.com&amp;blog=3867170&amp;post=111&amp;subd=wiedwied&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><em> </em></strong></p>
<p>Akhirnya  senja</p>
<p>Ada kau disana, berdiri diam tak bersuara</p>
<p>Aku heran, ikut-ikutan berdiam</p>
<p>Dan membiarkanmu, menghilang di balik  malam</p>
<p>Ku simpan saja untuk lain kali ..</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/wiedwied.wordpress.com/111/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/wiedwied.wordpress.com/111/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/wiedwied.wordpress.com/111/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/wiedwied.wordpress.com/111/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/wiedwied.wordpress.com/111/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/wiedwied.wordpress.com/111/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/wiedwied.wordpress.com/111/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/wiedwied.wordpress.com/111/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/wiedwied.wordpress.com/111/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/wiedwied.wordpress.com/111/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/wiedwied.wordpress.com/111/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/wiedwied.wordpress.com/111/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/wiedwied.wordpress.com/111/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/wiedwied.wordpress.com/111/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wiedwied.wordpress.com&amp;blog=3867170&amp;post=111&amp;subd=wiedwied&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wiedwied.wordpress.com/2010/07/02/akhirnya-senja/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8dc2c617c74c5c78bdef268a10a24506?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">wiedwied</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mungkin aku sudah bosan&#8230;</title>
		<link>http://wiedwied.wordpress.com/2010/07/02/mungkin-aku-sudah-bosan/</link>
		<comments>http://wiedwied.wordpress.com/2010/07/02/mungkin-aku-sudah-bosan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 02 Jul 2010 17:43:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wiedwied</dc:creator>
				<category><![CDATA[untukmu ...]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wiedwied.wordpress.com/?p=107</guid>
		<description><![CDATA[Mungkin aku sudah bosan. Lagu cinta, secangkir kopi, surat cinta Mungkin aku sudah bosan Janji semu, janji jemu, janji beku Mungkin aku sudah bosan Denganmu, dengan senyummu, dengan gayamu Mungkin aku sudah bosan, Untuk menunggumu&#8230; Sederhana.. aku mungkin memang sudah bosan<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wiedwied.wordpress.com&amp;blog=3867170&amp;post=107&amp;subd=wiedwied&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mungkin aku sudah bosan.</p>
<p>Lagu cinta, secangkir kopi, surat cinta</p>
<p>Mungkin aku sudah bosan</p>
<p>Janji semu, janji jemu, janji beku</p>
<p>Mungkin aku sudah bosan</p>
<p>Denganmu, dengan senyummu, dengan gayamu</p>
<p>Mungkin aku sudah bosan,</p>
<p>Untuk menunggumu&#8230;</p>
<p>Sederhana.. aku mungkin memang sudah bosan</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/wiedwied.wordpress.com/107/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/wiedwied.wordpress.com/107/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/wiedwied.wordpress.com/107/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/wiedwied.wordpress.com/107/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/wiedwied.wordpress.com/107/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/wiedwied.wordpress.com/107/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/wiedwied.wordpress.com/107/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/wiedwied.wordpress.com/107/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/wiedwied.wordpress.com/107/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/wiedwied.wordpress.com/107/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/wiedwied.wordpress.com/107/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/wiedwied.wordpress.com/107/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/wiedwied.wordpress.com/107/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/wiedwied.wordpress.com/107/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wiedwied.wordpress.com&amp;blog=3867170&amp;post=107&amp;subd=wiedwied&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wiedwied.wordpress.com/2010/07/02/mungkin-aku-sudah-bosan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8dc2c617c74c5c78bdef268a10a24506?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">wiedwied</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Dimanakah kita?</title>
		<link>http://wiedwied.wordpress.com/2010/07/02/dimanakah-kita/</link>
		<comments>http://wiedwied.wordpress.com/2010/07/02/dimanakah-kita/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 02 Jul 2010 17:42:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wiedwied</dc:creator>
				<category><![CDATA[untukmu ...]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wiedwied.wordpress.com/?p=105</guid>
		<description><![CDATA[Dimanakah kita.. katakan sesuatu.. tumpahkan sesuatu&#8230; Gula-gula Garam dapur Atau&#8230; sesuatu yang pahit, hanya untuk dirasa Katakan sesuatu.. Selatan, utara,  persimpangan, jalan buntu.. Atau di satu pulau, hanya ada kau dan aku Dimanakah kita sekarang?<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wiedwied.wordpress.com&amp;blog=3867170&amp;post=105&amp;subd=wiedwied&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dimanakah kita.. katakan sesuatu.. tumpahkan sesuatu&#8230;</p>
<p>Gula-gula</p>
<p>Garam dapur</p>
<p>Atau&#8230; sesuatu yang pahit, hanya untuk dirasa</p>
<p>Katakan sesuatu..</p>
<p>Selatan, utara,  persimpangan, jalan buntu..</p>
<p>Atau di satu pulau, hanya ada kau dan aku</p>
<p>Dimanakah kita sekarang?</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/wiedwied.wordpress.com/105/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/wiedwied.wordpress.com/105/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/wiedwied.wordpress.com/105/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/wiedwied.wordpress.com/105/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/wiedwied.wordpress.com/105/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/wiedwied.wordpress.com/105/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/wiedwied.wordpress.com/105/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/wiedwied.wordpress.com/105/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/wiedwied.wordpress.com/105/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/wiedwied.wordpress.com/105/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/wiedwied.wordpress.com/105/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/wiedwied.wordpress.com/105/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/wiedwied.wordpress.com/105/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/wiedwied.wordpress.com/105/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wiedwied.wordpress.com&amp;blog=3867170&amp;post=105&amp;subd=wiedwied&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wiedwied.wordpress.com/2010/07/02/dimanakah-kita/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8dc2c617c74c5c78bdef268a10a24506?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">wiedwied</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Catatan tentang perpisahan ..</title>
		<link>http://wiedwied.wordpress.com/2010/06/01/catatan-tentang-perpisahan/</link>
		<comments>http://wiedwied.wordpress.com/2010/06/01/catatan-tentang-perpisahan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 01 Jun 2010 06:12:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wiedwied</dc:creator>
				<category><![CDATA[untukmu ...]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wiedwied.wordpress.com/?p=97</guid>
		<description><![CDATA[Selalu saja kita mengatakan kepada langit tempat kita melemparkan pandangan&#8230;.. kita yang telah berpisah, kita yang tak lagi menggenggam mimpi bersama. “Tuhan kami tahu ini semua memang garisan” .  Layaknya  kumbang yang selalu mencari bunga, dan bunga yang menyediakan madu-madunya, layaknya hujan yang diturunkan dari langit,  siapa yang mengerti kapan dan alasannya. Selalu kita coba [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wiedwied.wordpress.com&amp;blog=3867170&amp;post=97&amp;subd=wiedwied&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_101" class="wp-caption alignnone" style="width: 160px"><a href="http://wiedwied.files.wordpress.com/2010/06/alone1.jpg"><img class="size-thumbnail wp-image-101" title="alone" src="http://wiedwied.files.wordpress.com/2010/06/alone1.jpg?w=150&#038;h=150" alt="" width="150" height="150" /></a><p class="wp-caption-text">Alone</p></div>
<p>Selalu saja kita mengatakan kepada langit tempat kita melemparkan pandangan&#8230;.. kita yang telah berpisah, kita yang tak lagi menggenggam mimpi bersama. “Tuhan kami tahu ini semua memang garisan” .  Layaknya  kumbang yang selalu mencari bunga, dan bunga yang menyediakan madu-madunya, layaknya hujan yang diturunkan dari langit,  siapa yang mengerti kapan dan alasannya. Selalu kita coba mengorek-ngorek di sisa tenaga kita untuk mencari jawaban. Akhirnya kita menjadi lelah untuk segera menyerah, ini sudah garisan. Ini sudah lintasan. Dan kita tak lagi memiliki persimpangan untuk kembali bertemu dan singgah bertukar sapa. Melempar kerlingan mata ceria. Menggumamkan bahasa-bahasa yang hanya bisa diartikan oleh hati.</p>
<p><span id="more-97"></span></p>
<p>Tidak ada yang aneh disana. Setiap insan yang bertemu pastilah berpisah. Hanya masalah sekarang atau nanti. Hanya masalah waktu saja. Dan mari kita hitung berapa kali kita ingin menjalin benang yang kusut ini menjadi rajutan kisah mesra. Tak jua kita mampu megurai kekalutannya. Tak jua kita mampu menemukan ujung pangkalnya. Derai air mata yang mengalir pun tak jua mampu membuat kita sadar, bahwa ini semua telah tersia-sia. Hatiku dan hatimu. Sekarang keduanya hanyalah ruang kosong tak berpenghuni.</p>
<p>Kemarin kita berpisah, kemarinnya lagi, sebulan yang lalu, setahun yang lalu, Ah dua tahun yang lalu. rasanya seperti mengerjap saja. Kau disana dengannya. Aku disini dengan taburan bintang yang kupunguti debu-debunya. Kau disana dengan pagar putih bertabur daun kering di rumput hijau itu. Aku memandang rumputmu lebih hijau. Dan kau memandang rumputku lebih hijau. Bukankah kita berdua telah menjadi tetangga yang saling mencemburui rumput? Dan di malam hari kita mencumbui bayangan-bayangan kita dahulu. Betapa waktu tak mampu diputar , dihentikan atau diganti saja dengan waktu yang baru. Tidak&#8230; tidak bisa.</p>
<p>Foto-foto usang, kerah baju lekang, dan ciuman yang gersang&#8230; membawa kita ke ujung ini. Muara yang luas. Aku tentu saja gamang. Aku tentu saja tak riang. Hanya saja jika siang mu adalah malamku, tentu  kita tak lagi berpijak tepian yang sama. Kita akan segera menghitung-hitung. Kita mulai berlogika dan mengeluarkan kalkulator kita. Bukankah cinta bukan hitung-hitungan? Seperti kau dengannya yang kau katakan tak cinta. Seperti kau dengannya, yang kau katakan lelah.  Ah.. aku mulai berceloteh tentang kebohongan hatimu. Aku tak mau. Aku bukan kamu. Aku tak ingin tak jujur dengan hatiku. Mungkin kita telah lupa akan rasa yang dulu kita seduh dalam wadah yang sama. Sudahlah&#8230;</p>
<p>Dulu pernah kita berjanji bersama, seperti roman picisan saja, mengarungi hidup bersama, menyesap udara pagi bersama, tapi seperti roman picisan lainnya, cinta kita berlalu seperti novel murahan saja. Sudahlah.. toh menyesal tak akan membawaku kembali. Toh menyesal tak akan membuatmu menjadi dirimu yang baru lagi. Dan semua catatan.. akan kuberangus bersama mimpi siang bolongku. Petir di tengah badai ku. Aku pergi dan kau pergi. Jangan ukir apapun. kita tak ingin mengingatnya kembali. Kali ini percayalah kepadaku..</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/wiedwied.wordpress.com/97/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/wiedwied.wordpress.com/97/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/wiedwied.wordpress.com/97/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/wiedwied.wordpress.com/97/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/wiedwied.wordpress.com/97/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/wiedwied.wordpress.com/97/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/wiedwied.wordpress.com/97/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/wiedwied.wordpress.com/97/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/wiedwied.wordpress.com/97/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/wiedwied.wordpress.com/97/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/wiedwied.wordpress.com/97/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/wiedwied.wordpress.com/97/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/wiedwied.wordpress.com/97/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/wiedwied.wordpress.com/97/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wiedwied.wordpress.com&amp;blog=3867170&amp;post=97&amp;subd=wiedwied&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wiedwied.wordpress.com/2010/06/01/catatan-tentang-perpisahan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8dc2c617c74c5c78bdef268a10a24506?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">wiedwied</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://wiedwied.files.wordpress.com/2010/06/alone1.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">alone</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
